MATA PELAJARAN : FISIKA
GURU : ROSMAWATI, S.Pd
BAHAN AJAR
HUKUM 2 KIRCHOFF
Pengertian hukum II kirchoff - Tahukah kamu apa itu hukum kirchoff 2. Sebelumnya
hukum kirchoff merupakan 2 persamaan yang berhubungan dengan tegangan dalam
rangkaian listrik. Hukum kirchoff sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu hukum
kirchoff 1 dan hukum kirchoff 2. Untuk hukum kirchoff 1 silahkan baca artikel
tentang: Pengertian Hukum I Kirchoff. Sedangkan untuk kali ini kami akan membahas
tentang pengertian hukum 2 kirchoff. Mungkin diantara kamu ada yang pernah
mendengar seperti apa yang dimaksud hukum kirchoff 2, namun lupa seperti apa
definisi hukum kirchoff 2. Maka dari itulah kami di sini menuliskan tentang apa yang dimaksud dengan hukum kirchoff 2 untuk mengingatkan kembali atau bisa anda
jadikan sebagai catatan yang bisa kamu baca jika suatu saat lupa. Berikut ini penjelasan
dari kami tentang pengertian dan bunyi hukum kirchoff 2 beserta contoh soal
hukum kirchoff ii.
Pengertian
Hukum Kirchoff II
Hukum Kirchoff 2 yaitu hukum kirchoff yang dipergunakan untuk melakukan
analisis tegangan atau beda potensial komponen-komponen elektronika pada sebuah
rangkaian tertutup. Hukum kirchoff 2 ini sering disebut dengan hukum tegangan
kirchoff atau Kirchoff’s Voltage Law (KVL).
Hukum II Kirchoff adalah hukum yang
berkaitan dengan tegangan dan gaya gerak pada rangkaian listrik tertutup
(loop). Hukum II Kirchff menyatakan bahwa pada rangkaian
listrik tertutup, jumlah aljabar gaya gerak listrik (E) dengan
penurunan tegangan (IR) sama dengan nol.
Dalam menggunakan persamaan hukum II Kirchoff, kita harus memperhatikan
beberapa hal berikut ini.
- Kuat
arus bertanda positif (+) jika searah dengan arah loop yang kita tentukan
dan bertanda negatif (-) jika berlawanan dengan arah loop yang kita
tentukan.
- Apabila saat mengikuti arah loop, kutub positif sumber tegangan dijumpai lebih dahulu daripada kutub negatifnya, maka GGL (E) bertanda positif (+). Sebaliknya, jika kutub negatif dijumpai lebih dahulu, maka GGL (E) bernilai negatif (-).
Berdasarkan dari rangkaian tersebut, maka bisa dirumuskan sebagai
berikut ini:
Vab + Vbc + Vcd + Vda = 0
Contoh Soal Hukum Kirchoff II
Agar lebih paham tentang hukum kirchoff 2, maka di sini kami
akan memberikan contoh soal tentang hukum kirchoff ii. Silahkan perhatikan
contoh soal dan jawaban hukum kirchoff ii berikut ini.
Perhatikanlah rangkaian diatas, nilai-nilai Resistor yang ada
dalam rangkaian tersebut yaitu sebagai berikut ini:
R1 = 10?
R2 = 20?
R3 = 40?
V1 = 10V
V2 = 20V
Berakah arus yang melewati resistor R3 ?
awaban :
Dalam rangkian tersebut ada 3 percabangan, 2 titik, serta 2 loop bebas
(independent).
Untuk persamaan pada titik A dan titik B, gunakanlah hukum kirchoff I
(hukum kuat arus kirchoff).
Titik A : I1 + I2 = I3
Titik B : I3 = I1 + I2
Untuk Loop1, Loop 2 dan Loop 3, gunakanlah hukum kirchoff II (hukum
tegangan kirchoof).
Loop 1 : 10 = R1 x I1 + R3 x I3 = 10I1 + 40I3
Loop 2 : 20 = R2 x I2 + R3 x I3 = 20I2 + 40I3
Loop 3 : 10 - 20 = 10I1 - 20I2
Seperti yang sebelumnya telah disebutkan, bahwa I3 ialah hasil dari
penjumlahan I1 dan I2, maka persamaannya bisa kita buat seperti berikut ini:
Persamaan 1 : 10 = 10I1 + 40(I1 + I2) = 50I1 + 40I2
Persamaan 2 : 20 = 20I2 + 40(I1 + I2) = 40I1 + 60I2
Jadi sekarang mempunyai 2 persamaan, dari persamaan tersebutlah kita
memperoleh I1 dan I2 sebagai berikut ini.
I1 = -0.143 Ampere
I2 = +0.429 Ampere
Seperti yang telah diketahui bahwa I3 = I1 + I2
Sehingga arus listrik yang mengalir pada R3 yaitu -0.143 + 0.429 = 0.286
Ampere
Kemudian tegangan yang melawan R3 ialah 0.286 x 40 = 11.44 Volt
Tanda (-) negatif pada arus I1 itu menandakan kalau arah aliran arus
listrik yang diasumsikan dalam rangkaian tersebut yaitu salah. Jadi arah aliran
arus listrik semestinya menuju ke V1, sehingga V2 (20V) melakukan charging atau
pengisian arus terhadap V1.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar